"Dia additional drummer," kata Hilmi, sepupu Alvin, Senin, 21 November 2011 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Alvin bersama kawan-kawannya menonton di Sektor 15, namun karena salah satu pagarnya jebol, ratusan suporter merangsek masuk. Akibatnya, banyak suporter yang berdesakan dan terinjak-injak.
Evakuasi mayat sempat terhambat karena ambulans yang datang, tiba-tiba berhenti. Alasannya, kunci mobilnya hilang saat petugas mengangkat mayat.
Selain Alvin (sebelumnya Alfin), korban tewas lain adalah laki-laki berusia sekitar 20 tahun yang belum diketahui namanya.
Salah satu tim dokter The Indonesia South East Asian Games Organizing Committee (INASOC) Adji Kurnanto membenarkan ada dua orang korban meninggal. "Satu bernama Reno Alvino dan satu lainnya belum diketahui. Semuanya telah dibawa ke RSCM," katanya. (adi)
� VIVAnews